NAMA : MEGAH ULLR ATRHA
NIM
: 1111003091
PRODI : KOMUNIKASI S1
IDENTITAS
BANGSA
Indonesia
adalah negara yang mempunyai satu-kesatuan yang kuat dan memiliki
seboyan-semboyan yang memopang warga negara nya. Semboyan-semboyan itu sangat
di hargai dan di jadikan pedoman dan pengangan utama bagi masyarakat
indonesia.Semboyan-semboyan itu terdiri dari : Bineka Tunggal
ika,Pancasila,Undang-Undang Dasar sebagai landasan utama nya serta Indonesia memiliki bendera merah putih
sebagai bendera negaranya, Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaanya dan burung
Garuda sebagai lambang negaranya. Dari kalangan tua samapai kalangan muda
memiliki rasa persatuan dan kesatuan yang kental,serta memiliki rasa kesadaran
bela negara.
serta masyarakat indonesia memiliki rasa yang tenggang rasa terhadap sesama.
serta masyarakat indonesia memiliki rasa yang tenggang rasa terhadap sesama.
Bangsa
indonesia ini memiliki masyarakat yang mempunyai rasa kegigihan,kekuatan,dan
dalam membentuk indonesia ini,contoh nya para pahlawan telah rela bekorban demi
memperjuangkan tanah air Indonesia.
negara indonesia memiliki wilayang yang luas,wilayah indonesia itu terdiri dari sabang sampai maroke.saya rasa itu cukup untuk mengenang jasa para pahlawan yang senantiasa membela tanah air ini dan mengenalkan indonesia ke mata duania,dulu sewaktu bangsa indonesia di pimpin oleh bapak presiden indonesiaa yang pertama kita di kenal di mata dunia sebagai macan
negara indonesia memiliki wilayang yang luas,wilayah indonesia itu terdiri dari sabang sampai maroke.saya rasa itu cukup untuk mengenang jasa para pahlawan yang senantiasa membela tanah air ini dan mengenalkan indonesia ke mata duania,dulu sewaktu bangsa indonesia di pimpin oleh bapak presiden indonesiaa yang pertama kita di kenal di mata dunia sebagai macan
► Kata
“identitas” berasal dari kata identity berarti ciri-ciri, tanda-tanda,
atau jati diri yang melekat pada seseorang atau sesuatu yang membedakannya
dengan yang lain.
► Sedangkan
“Nasional” menunjuk pada sifat khas kelompok yang memiliki ciri-ciri kesamaan,
baik fisik seperti, budaya, agama, bahasa, maupun non-fisik seperti, keinginan,
cita-cita, dan tujuan.
► Jadi,
“Identitas nasional” adalah identitas suatu kelompok masyarakat yang memiliki
ciri dan melahirkan tindakan secara kolektif yang diberi sebutan nasional.
Identitas nasinoal pada
hakekat nya merupakan nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam
berbagai aspek kehidupan suatu bangsa dengan ciri khas yang berbeda antara suatu bangsa dengan bangsa lainya (Sedarnayati Wasni (2010) dalam
buku Citizenship)
·
Pola
perilaku yang nampak dalam kegiatan masyarakat:
adat-istiadat,
tata kelakuan, kebiasaan.
- Lambang-lambang yang menjadi ciri bangsa dan negara:
bendera, bahasa, lagu kebangsaan.
- Alat perlengkapan yang digunakan untuk mencapai tujuan:
bangunan, peralatan manusia, dan
teknologi.
- Tujuan yang dicapai suatu bangsa:
budaya unggul, prestasi di bidang
tertentu.
ΓΌ
Unsur-unsur
pembentuk identitas nasional berdasarkan ukuran parameter sosiologis, yaitu:
§
suku
bangsa,
§
kebudayaan,
§
bahasa,
§
kondisi
georafis.
Unsur-unsur
Pembentuk Identitas Nasional Indonesia
►
Sejarah
=
►
Kebudayaan:
•
Akal
budi
•
Peradaban:
i-pol-ek-sos-han
•
Pengetahuan
►
Budaya
Unggul
►
Suku
Bangsa: keragaman/majemuk
►
Agama:
multiagama (Agama Khatolik,Agama Kristen,Agama Islam,Agama Hindu,Agama Bhuda)
►
Bahasa = Di ambil dari bahasa melayu yang berada di
daerah Riau.
Indonesia dikelan dan dihargai
sebagai bangsa dalam dunia internasional sebagai negara yang memiliki beragam
jenis budaya.
(Di kutip dari google)
(Di kutip dari google)
Batik sangat di kenal dan di
minati oleh dunia internasional
Tari-tarian di Indonesia terkenal
di mata dunia,serta banyak sekali para turis luar ingin mempelajari kebudayaan
tersebut seperti : tariaan bali,tari reok ponorogo, serta tarian tor-tor dari
sumatra utara ( Danau Toba) dan lain-lain
Tanggal 17 Agustus 1945 merupakan saat pertama Indonesia
didirikan dan dikenal oleh dunia. Tapi di sayangkan
pada jaman era baru ini banyak sekalia para pemuda yang lupa pada seluk-beluk
bangsa ini dan hal hasil Sejarah
yang menjadi dasar dari mitologi telah masuk ranah ambiguinitas dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara. Seiring dengan itu JAS MERAH (Jangan sekali-kali
Melupakan Sejarah) yang dipesankan sang Proklamator pada kita hanya menjadi buah
bibir tanpa pernah dipahami oleh anak bangsa ini.
Mudah-mudahan analisis kegagalan bangsa Indoenesia dari perpsekstif kemajuan bangsa lain ini bisa mejadi sedikit lilin untuk menerangi tempat gelap yang sedang kita lalui sekarang, tepatnya gelapnya bangsa dan Negara ini. Semoga analisis ini tidak digunakan untuk saling menyalahkan dan dipahami dengan sikap skeptis yang dogmatis dalam berfikir. Harapan saya ini bisa memperluas cakrawala berfikir kita dalam menghadapi permasalahan sedang dihadapi bangsa. Jangan biarkan anak bangsa ini masuk lingkaran anarcos sindikalisme dalam menjalani kehidupanya dikarenakan kebingunggan dalam menghadapi realitas, akibat dari krisis multi-dimensi yang terjadi di dalam isntusi negara dan Bangsa Indonesia saat sekarang ini. Dengan banyaknya perspektif cara untuk menyelamatkan bangsa, semoga kita lebih terbuka dalam memandang masalah dan diharapkan dengan itu kita akan semakin bijaksana dalam mengambil kesimpulan permasalahan bangsa. Yag lebih-lebih lagi adalah Permasalahana yang sedanag kita alami saat ini adalah indonesia kurang tegas dalam permasalahan sengketa tanah dengan negara tetangga nya yang kedua banyak sekalia kebuadayaan indonesia yang di klem oleh negara tetangga,serta permasalahan korupsi yang terus enggan menghantui negara ini,dan yang lebih nya lagi bagaiman pemerintah berleha-leha dalam mengurus maslaah di wilayah papua,di sini lah nilai identitas bangsa indonesia menjadi bobrok di mata negara lain karena permasalahan tersebut seakan enggan d lupakan dan serta di tutup-tutupi oleh pemerintah bangsa ini,begitu juga kita tidak langsung bertindak untuk menyelesaikan semua yang ada.
Mudah-mudahan analisis kegagalan bangsa Indoenesia dari perpsekstif kemajuan bangsa lain ini bisa mejadi sedikit lilin untuk menerangi tempat gelap yang sedang kita lalui sekarang, tepatnya gelapnya bangsa dan Negara ini. Semoga analisis ini tidak digunakan untuk saling menyalahkan dan dipahami dengan sikap skeptis yang dogmatis dalam berfikir. Harapan saya ini bisa memperluas cakrawala berfikir kita dalam menghadapi permasalahan sedang dihadapi bangsa. Jangan biarkan anak bangsa ini masuk lingkaran anarcos sindikalisme dalam menjalani kehidupanya dikarenakan kebingunggan dalam menghadapi realitas, akibat dari krisis multi-dimensi yang terjadi di dalam isntusi negara dan Bangsa Indonesia saat sekarang ini. Dengan banyaknya perspektif cara untuk menyelamatkan bangsa, semoga kita lebih terbuka dalam memandang masalah dan diharapkan dengan itu kita akan semakin bijaksana dalam mengambil kesimpulan permasalahan bangsa. Yag lebih-lebih lagi adalah Permasalahana yang sedanag kita alami saat ini adalah indonesia kurang tegas dalam permasalahan sengketa tanah dengan negara tetangga nya yang kedua banyak sekalia kebuadayaan indonesia yang di klem oleh negara tetangga,serta permasalahan korupsi yang terus enggan menghantui negara ini,dan yang lebih nya lagi bagaiman pemerintah berleha-leha dalam mengurus maslaah di wilayah papua,di sini lah nilai identitas bangsa indonesia menjadi bobrok di mata negara lain karena permasalahan tersebut seakan enggan d lupakan dan serta di tutup-tutupi oleh pemerintah bangsa ini,begitu juga kita tidak langsung bertindak untuk menyelesaikan semua yang ada.
Dulu di mata dunia kita adalah
negara yang mempunyai lahan yang paling luas serta memiliki Rempah-rempah yang
sangat bermutu.
Kendatipun,
dalam hidup keseharian yang mencakup suatu negara berdaulat, Indonesia sendiri
sudah menganggap bahwa dirinya memiliki identitas nasional. Akan tetapi pada
kenyataannya negara kita ini masih merasakan kekritisan yang mengancam
disintegrasi.
Adapun pengertian identitas, seperti yang telah diungkapkan diatas, adalah ciri-ciri, tanda-tanda, jati diri yang melekat pada seseorang atau sesuatu yang bisa membedakannya. Oleh karena ciri-ciri atau tanda-tanda yang terdapat dalam identitas nasional itu, suatu negara mampu menampilkan watak, karakteristik kebudayaan dan memperkuat rasa kebangsaan . Dan identitas nasional juga bisa dikatakan sebagai jati diri yang menjadi selogan-selogan kibaran bendera kehidupan.
Karena kedudukannya yang amat penting itu, identitas nasional harus dimiliki oleh setiap bangsa. Karena tanpa identitas nasional suatu bangsa akan terombang-ambing.
Namun apabila kita melihat fenomena yang terjadi di masyarakat saat ini, identitas yang dimiliki bangsa kita seolah-olah telah terkikis dengan adanya pengaruh yang timbul dari pihak luar. Budaya-budaya barat yang masuk ke negara kita ini, rasanya begitu capat di serap oleh lapisan masyarakat. Misalnya saja kita ambil contoh dalam hal berpakaian. Pakaian kita pada umumnya sudah bergaya kebarat-baratan, dan secara tidak langsung kita telah mengabaikan prinsip-prinsip ajaran yang memang telah di tentukan. Dan di samping itu menjadi budaya masyarakat kita pada umumnya. Masyarakat lebih mudah mengambil budaya-budaya barat yang tidak sesuai dengan corak ketimuran. Yang pada dasarnya masih menjunjung tinggi nilai moral dan etika. Namun kenyataannya, hal itu sering kali di abaikan.
Dengan melihat kenyataan ini, terlihat jelas bahwa identitas nasional telah mulai terkikis dengan datangnya budaya-budaya barat yang memang tidak sesuai dengan budaya bangsa indonesia.
Langkah kita selanjutnya adalah bagaimana caranya untuk memerangi pengikisan identitas nasional. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah menumbuhkan kembali sifat-sifat identitas nasional kedalam pribadi manusia itu sendiri. Agar timbul dalam dirinya sebuah pemahaman akan identitas nasional suatu bangsa. Yang menjadi pertanyaan kita sekarang adalah akankah kita junjung tinggi identitas nasional, atau justru kita merusak dan meniadakannya. Jawaban akan pertanyaan ini tentu kembali kepada pribadi kita masing-masing. Sejauh mana kita mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun pengertian identitas, seperti yang telah diungkapkan diatas, adalah ciri-ciri, tanda-tanda, jati diri yang melekat pada seseorang atau sesuatu yang bisa membedakannya. Oleh karena ciri-ciri atau tanda-tanda yang terdapat dalam identitas nasional itu, suatu negara mampu menampilkan watak, karakteristik kebudayaan dan memperkuat rasa kebangsaan . Dan identitas nasional juga bisa dikatakan sebagai jati diri yang menjadi selogan-selogan kibaran bendera kehidupan.
Karena kedudukannya yang amat penting itu, identitas nasional harus dimiliki oleh setiap bangsa. Karena tanpa identitas nasional suatu bangsa akan terombang-ambing.
Namun apabila kita melihat fenomena yang terjadi di masyarakat saat ini, identitas yang dimiliki bangsa kita seolah-olah telah terkikis dengan adanya pengaruh yang timbul dari pihak luar. Budaya-budaya barat yang masuk ke negara kita ini, rasanya begitu capat di serap oleh lapisan masyarakat. Misalnya saja kita ambil contoh dalam hal berpakaian. Pakaian kita pada umumnya sudah bergaya kebarat-baratan, dan secara tidak langsung kita telah mengabaikan prinsip-prinsip ajaran yang memang telah di tentukan. Dan di samping itu menjadi budaya masyarakat kita pada umumnya. Masyarakat lebih mudah mengambil budaya-budaya barat yang tidak sesuai dengan corak ketimuran. Yang pada dasarnya masih menjunjung tinggi nilai moral dan etika. Namun kenyataannya, hal itu sering kali di abaikan.
Dengan melihat kenyataan ini, terlihat jelas bahwa identitas nasional telah mulai terkikis dengan datangnya budaya-budaya barat yang memang tidak sesuai dengan budaya bangsa indonesia.
Langkah kita selanjutnya adalah bagaimana caranya untuk memerangi pengikisan identitas nasional. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah menumbuhkan kembali sifat-sifat identitas nasional kedalam pribadi manusia itu sendiri. Agar timbul dalam dirinya sebuah pemahaman akan identitas nasional suatu bangsa. Yang menjadi pertanyaan kita sekarang adalah akankah kita junjung tinggi identitas nasional, atau justru kita merusak dan meniadakannya. Jawaban akan pertanyaan ini tentu kembali kepada pribadi kita masing-masing. Sejauh mana kita mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Identitas
nasional adalah sifat khas suatu bangsa yang membedakannya dengan bangsa lain
di dunia. Dan identitas nasional Indonesia berarti karakteristik yang dimiliki
Indonesia yang membedakannya dengan bangsa lain di dunia.
Sedangkan nasionalisme adalah kejiwaan dimana kesetiaan seseorang secara total diabdikan langsung kepada bangsa.
Identitas nasional saat ini mulai terkikis dengan datangnya budaya-budaya barat yang memang tidak sesuai dengan budaya bangsa indonesia. Westernisasi yang begitu gencar menyerang, telah menjadikan masyarakat kita terjebak di dalamnya. Hal ini akan sangat berbahaya manakala tidak kita hiraukan, identitas kita akan mulai hilang dan akhirnya musnah, yang berarti musnahnya bangsa kita.
Sedangkan nasionalisme adalah kejiwaan dimana kesetiaan seseorang secara total diabdikan langsung kepada bangsa.
Identitas nasional saat ini mulai terkikis dengan datangnya budaya-budaya barat yang memang tidak sesuai dengan budaya bangsa indonesia. Westernisasi yang begitu gencar menyerang, telah menjadikan masyarakat kita terjebak di dalamnya. Hal ini akan sangat berbahaya manakala tidak kita hiraukan, identitas kita akan mulai hilang dan akhirnya musnah, yang berarti musnahnya bangsa kita.
