Nama : Arimbi Agustin
NIM : 1111003010
PRODI: Ilmu Komunikasi’11
Indonesia. Apa yang langsung terlintas di benak anda ketika mendengar kata’Indonesia’ ?. Apakah merah putih? Apakah Demokrasi? Apakah Pancasila? Pemerintahan yang ribet? Korupsi (KKN) ? Apakah Bali?.
Indonesia. Terlintas di benak saya tentang Indonesia yaitu kekayaan alam. Ya, itu menurut saya. Saya rasa Indonesia cukup terkenal dengan kekayaan alamnya. Indonesia juga terkenal sebagai negara kepulauan dengan kekayaan alam yang sangat melimpah. Saya tahu hal itu sejak saya mengenyam pendidikan di bangku Sekolah Dasar. Saya sering mendengar guru saya bercerita mengenai kekayaan alam Indonesia. Dengan lantang guru saya berkata bahwa Indonesia adalah negara yang kaya, Tanah air dengan kekayaan alam yang melimpah ruah.
Kekayaan Indonesia sangat membawa keberkahan dan keuntungan bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia itu sendiri. Namun nyatanya tidak sesempurna itu karena tidak semuanya berjalan dengan lancar dan nikmat. Kekayaan Indonesia pula yang membawa Indonesia kepada puncak kesengsaraan dan kekejian yaitu pada masa penjajahan waktu itu. Karena kekayaan alam Indonesia itulah para penjajah sangat berniat untuk menjajah dan kemudian merampas kekayaan alam Indonesia secara keji. Para penjajah sangat tergiur dengan kekayaan alam Indonesia sehingga timbul rasa ingin memiliki. Tapi kenapa bisa begitu mudahnya mereka menjajah Indonesia yang kaya ini? Itulah yang sampai dewasa ini masih menjadi pertanyaan besar. Karena masalah terhadap kekayaan alam Indonesia hingga kini masih sering terjadi. Tentunya bukan sepenuhnya salah kekayaan alam Indonesia, namun hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran serta kurangnya pengetahuan akan wawasan nusantara dari masyarakatnya atau sumber daya manusianya terhadap kekayaan alam Indonesia itu sendiri.
Pengertian kekayaan alam atau sumber daya alam itu sendiri adalah segala sesuatu yang muncul yang dapat digunakan unruk pemenuhan kebutuhan manusia itu sendiri pada umumnya. (Wikipedia;2011). Dari pengertian tersebut seharusnya Indonesia sebagai negara yang kaya akan kekayaan alamnya bisa memenuhi semua kebutuhan rakyatnya hingga rakyat menjadi sejahtera. Namun, yang kita lihat kenyataannya malah berbanding terbalik dengan pengertian kekayaan alam itu sendiri. Kita tahu bahwa kini masih banyak masyarakat Indonesia yang kemiskinan, serba kekurangan.
Seharusnya kita sebagi masyarakat Indonesia bangga dan bersyukur atas apa yang telah di anugerahi oleh Allah kekayaan alam yang melimpah. Karena di Tanah Air kita segala sesuatunya tersedia, di tanah yang kita pijak tersedia banyak minyak yang melimpah, tanah subur yang bagus sebagai penghasil pangan untuk kebutuhan primer kita, ada air yang senantiasa mengalir, ada gas yang sedia untuk digunakan, ada emas yang begitu banyak terpendam di dalamnya, di tanah yang kita pijak pula banyak melimpah ruah batu bara yang bisa kita gunkan untuk kemajuan pembangunan. Namun kemudian munculah sebuah pertanyaan yang sangat mendasar, Mengapa di negeri ini energi gas, emas, batu bara, bahkan bahan pangan harus mahal ?. Dan mengapa pula negara yang tidak punya kekayaan alam seperti Indonesia ini bisa maju dan semua kebutuhan rakyatnya bisa terpenuhi dengan baik?
Bukankah sudah tercantum dalam pasal 33 (Amndemen ke-4 tahun 20002) tentang kekayaan alam. Yang di mana Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasrkan atas asas kekeluargaan. Cabang – cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Bumi dan air serta kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar – besarnya demi kemakmuran rakyat. Perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional. Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini di atur dalam undang – undnag.
Sudah sangat jelas bagaimana undang undang pun mengakui dan melindungi kekayaan alam Indonesia untuk kesejahteraan rakyatnya. Undang – undang pun juga telah mengamanatkan tentang pengolahan Bumi, Air, dan kekayaan alam yang ada di dalamnya kepada negara. Kita sebagai masyarakat hanya tinggal mengolah dan melestarikannya secara baik dan tetap patuh terhadap peraturan.
Alhamdulillah tgl 22 Desember 2011 saya berkesempatan untuk touring Pulau Sumatera, Pulau Jawa, dan Pulau Bali. Dan dalam perjalanan saya dapat merasakan dan melihat scara langsung keindahan dan kekayaan alam dan sumber daya alam negeri Indonesia ini. Saya semakin bersyukur setelah saya melihat secara langsung betapa indah dan kayanya Indonesia. Namun di sisi lain ada rasa terharu yang saya rasakan ketika saya melihat kekayaan negeri ini yang melimpah namun tidak ada yang bisa mengolahnya dengan baik. Ternyata kekayaan alam indonesia tidak begitu saja bisa diolah seenaknya, namun harus ada daya dukung dari lingkungan. Daya dukung dari lingkungan maksudnya adalah kemampuan lingkungan dapat mendukung kehidupan semua makhluk hidup di Indonesia yang meliputi ketersdiaan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan dasar dan tersedianya cukup ruang untuk hidup pada tingkat kestabilan sosial.
Keberadaan sumber daya alam di bumi ini tidak tersebar secara merata sehingga daya dukung lingkingan pada setiap daerah akan berbeda – beda pula. Karna dilihat dari sisi astronomi , Indonesia terletak pada daerah tropis yang memiliki curah hujan yang tinggi, oleh karena itu di Indonesia banyak tumbuh jenis tumbuhan yang dapat hidup dan tumbuh dengan subur. Kemudian jika dilihat dari sisi geologi , Indonesia terletak pada titik pergerakkan lempeng, tektonik , sehingga banyak terbentuk pegunungan yang kaya akan mineral. Dan dari sisi perairan di Indonesia kaya akan sumber makanan bagi berbagai jenis tanaman dan hewan laut serta banyak mengandung juga berbagai jenis mineral.
Dalam sebuah negara kekayan sumber daya alam dan tingkat perekonomian mempunyai keterkaitan yang sangat erat, yang dimana kekayaan sumber daya alam dapat menunjang pertumbuhan ekonomi sehingga pertumbuhan enkonomi tersebut dapat tumbuh secara sangat pesat. Tetapi kita ketahui dalam realitanya hal ini sangat berbanding terbalik, karena yang terjadi sekarang ini justru negara – negara di dunia yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang malah seringkali menjadi negara yang miskin dengan tingkat perekonomian yang rendah. Sebut saja seperti Indonesia yang memiliki kekayaan alam namun masih banyak rakyatnya yang miskin.
Hal ini bisa saja dikarenakan Indonesia cenderung tidak memiliki teknologi yang memadai dalam mengolah kekayaan alam tersebut. Korupsi, perang antar suku, kurang tegasnya pemerintahan dan demokrasi juga menjadi faktor penghambat perkembangangan perekonomian Indonesia. Oleh karena itu diperlukan transparansi serta pembenahan sistem pemerintahan dalam pemberdayaan sumber daya alam.
Kita sebagai rakyat Indonesia yang tentunya ingin era ini untuk maju maka kita harus melakukan yang terbaik untuk negeri ini. Jangan tanyakan apa yang negara telah berikan kepada anda, namun tanyakan apa yang telah anda berikan untuk negara. Oleh karena itu, kita harus meningkatkan kesadaran kita aakn pentingnya sumber daya alam untuk kehidupan kita dan masa depan kita. Serta kita harus meningkatkan pengetahuan akan wawasan nusantara tentang bagaimana berkehidupan sosial yang baik terhadap negara agar kita bisa mewujudkan semua cita-cita masyarakat Indonesia serta negara. Dan agar kita bisa menjadikan Indonesia menjadi negara yang maju dengan kekayaan sumber daya alamnya serta budi pekerti sumber daya manusianya yang baik pula dalam mengolah kekayaan alam Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar